Seperti tak ingin ketinggalan tren digital saat ini, SMK Telkom Malang menggelar kegiatan Moklet Youth DigiTalent dan sekaligus meresmikan Malang Tecno Park.
Acara ini juga diisi dengan sharing yang menghadirkan alumni untuk berbagi pengalaman serta hadir juga Youtuber asal Malang yakni Bayu Skak.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai juga berkesempatan hadir serta membuka Moklet Yotu DigiTalent dan launching Tehcno Park di SMK Telkom Malang pada Senin, 4 November 2024.
Dia pun mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menurutnya dengan acara ini dapat mengenalkan dunia kerja pada siswa.
"Saya sangat memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini yang mengenalkan dunia kerja pada siswa, termasuk tadi berkeliling melihat berbagai inovasi siswa yang jika dimanfaatkan bisa bermanfaat bagi pembangunan daerah, ujar Aries yang juga menjabat Pj Wali Kota Batu Tersebut.
Diselenggrakan selama tiga hari ke depan, siswa akan dibentuk menjadi kelompok kewirausahaan dan akan dimentori langsung oleh orang-orang hebat. Harapanya, hasil dari Moklet Youth DigiTalent ini akan dikembangkan menjadi peluang bisnis bagi siswa SMK Telkom Malang.
Menurut Kadindik Aries, Pelaksanaan acara ini bisa mengembangkan inovasi para siswa agar dapat berkarya dalam dunia digital serta dapat ditularkan ke sekolah lain di Jawa Timur.
"Saya berharap program sebagus ini dapat diadopsi oleh sekolah lain di Jawa Timur, karena kita berharap ada pemerataan pendidikan", kata dia.
Sementara itu, Malang Tehcno Park ini diproyeksikan menjadi pusat untuk terobosan inovasi teknologi dan dapat mencetakan kader digital Wirausahawan.
Dalam kunjungan tersebut, Kadindik Aries juga berkesempatan mengunjungi laboratorium SMK Telkom dan disuguhkan dengan produk Posyandu Digital garapan siswa SMK Telkom Malang.
Aplikasi berbasis website dan AI (artificial intellegent) ini bisa digunakan untuk mendeteksi secara dini kebutuhan gizi anak yang masuk dalam kategori stunting.
Lebih lanjut, Kadindik Aries juga berkunjungan ke laboraturium robot yang memperoleh berbagai macam prestatsi di kancah nasional. Dia pun melihat pengembangan proyek 'Revive' textille waste manajemen sistem yang memperoleh juara nasional dan telah bekerja sama dengan berbagai Instansi untuk memusnakan sampah tekstil menjadi bernilai.
Sumber : Tribunnews